4 Jenis Makanan Alternatif Ikan Nila Selain Pelet

Apakah makanan ikan nila selain pelet? Ikan nila termasuk binatang omnivora yang mau mengonsumsi semua bahan makanan. Larva ikan nila yang baru menetas akan kehabisan kuning telurnya pada rentang usia 2-4 hari. Kemudian benih ikan nila hanya memakan plankton. Barulah setelah tumbuh cukup besar, ikan nila akan memakan jasad-jasad renik yang hidup di bagian dasar perairan. Misalnya yaitu tubifex, larva chironomus, moluska kecil, cacing oligochaeta, dan lain-lain.

Dengan tingkat permintaan pasar yang tinggi, budidaya ikan nila memiliki potensi yang sangat besar. Namun para petani harus pintar dalam mengelola pakan tersebut seiring dengan melambungnya harga dasar semua bahan baku pakan. Sebab biaya operasional untuk pengadaan pakan ikan nila ini besar sekali mencapai 60-70 persen. Selain makanan pokok berupa pelet ikan tipe FF-999, 781, 781-SP, atau 781-2, Anda juga harus menyiapkan pakan alternatif sebagai tambahannya. Pemberian pakan alternatif ini bisa dimulai setelah ikan nila berusia sebulan.

pakan-alternatif-ikan-nila.jpg

Di bawah ini rekomendasi pakan alternatif yang bisa Anda berikan kepada ikan nila yang dipelihara!

  1. Ampas Kelapa

Ampas kelapa merupakan limbah rumah tangga yang mengandung nilai nutrisi yang cukup tinggi. Ampas kelapa masih menyimpan protein yang bagus untuk pertumbuhan ikan nila. Anda dapat menaburkan pakan ini sedikit demi sedikit ke kolam pemeliharaan sambil terus memperhatikan respons dari ikan nila. Kalau mau lebih efektif, Anda bisa menggunakan ampas kelapa sebagai bahan campuran pembuatan pelet ikan. Jangan ragu melakukan fermentasi ampas kelapa ini supaya daya tahannya lebih lama.

  1. Sayur-mayur

Anda yang tinggal di dekat pasar akan mudah menemukan limbah sayur-mayur. Daripada membiarkannya membusuk menjadi limbah, lebih baik manfaatkan sayuran tersebut sebagai pakan alternatif untuk ikan nila. Sayuran mengandung vitamin dan mineral yang berguna untuk mendukung kesehatan ikan. Sayangnya pemberian pakan berupa sayuran ini tidak memberikan pengaruh yang signifikan bagi pertumbuhan ikan nila.

  1. Roti Kadaluwarsa

Sungguh beruntungnya Anda kalau di dekat kolam pemeliharaan ikan nila yang Anda miliki terdapat sebuah pabrik pengolahan roti. Sebab Anda bisa membeli roti-roti kadaluwarsa yang sudah tidak bisa dijual lagi dengan harga yang sangat murah. Selanjutnya gunakan roti ini sebagai pakan tambahan untuk ikan nila. Walaupun sudah kadaluwarsa, roti tersebut sangat bagus untuk mendukung pertumbuhan ikan berkat melimpahnya kandungan nutrisi di dalamnya. Tetapi pakan ikan berupa roti ini hanya boleh diberikan apabila kolam diisi dengan air yang mengalir.

  1. Tanaman Azolla

Azolla merupakan tanaman paku air yang hidup secara terapung di permukaan air. Kabar baiknya adalah ikan nila suka memakannya. Dengan memanfaatkan azolla, biaya untuk pengadaan pakan dapat ditekan hingga mencapai 20 persen atau setara dengan Rp 9.000/kg ikan nila. Bahkan untuk target budidaya yang lebih besar lagi, penghematan anggaran bisa mencapai lebih dari 25-30 persen.

0 Response to "4 Jenis Makanan Alternatif Ikan Nila Selain Pelet"

Posting Komentar