Teknik Dasar Budidaya Kepiting Cangkang Lunak

Kepiting cangkang lunak sebenarnya merupakan kepiting biasa yang tengah melakukan proses penggantian cangkang (molting). Ini adalah proses alami yang dilakukan oleh kepiting untuk mendukung pertumbuhannya. Diketahui aktivitas molting pada kepiting bakau mencapai masa puncaknya pada pasang perbani dan purnama di setiap bulan. Saat melakukan molting, kepiting berada pada kondisi yang sangat lemah sehingga ia tetap akan membenamkan diri ke lumpur selama beberapa hari.

Perbedaan antara kepiting cangkang lunak dan kepiting biasa tentu ada pada kekuatan cangkangnya. Kepiting cangkang lunak mempunyai cangkang yang sangat lunak, bahkan terkadang seperti jelly. Jika diraba dan agak ditekan, kaki-kakinya akan terasa kosong karena tidak mengandung banyak daging. Oleh karena itu, bobot kepiting cangkang lunak pasti akan lebih ringan dibandingkan dengan kepiting biasa dengan ukuran yang sama. Warna cangkangnya juga tampak keputih-putihan dan lebih bersih.

budidaya-kepiting-cangkang-lunak.jpg

Semakin susahnya menangkap kepiting cangkang lunak di alam membuat para petani lantas tertarik untuk membudidayakan kepiting ini. Dan berikut langkah-langkah selengkapnya!

Persiapan Tambak

Kolam yang dipakai untuk budidaya kepiting sama seperti tambak ikan bandeng. Kolam ini bisa dibuat menggunakan tanah atau beton. Kemudian masing-masing kepiting dimasukkan ke dalam keranjang khusus yang terbuat dari plastik agar kuat dan susah dirusak. Ingat setiap keranjang hanya boleh diisi seekor kepiting. Selanjutnya keranjang dirangkai dengan pelampung supaya mudah dalam pengontrolannya. Keranjang-keranjang ini lantas ditebarkan ke dalam tambak secara acak. Populasi kepiting dalam 1 hektar tambak bisa mencapai 8.000-10.000 ekor.

Pemberian Pakan

Kepiting merupakan binatang karnivora. Artinya binatang ini hanya mau memakan daging-dagingan. Untuk menekan biaya produksi, kami sarankan pakailah ikan rucah untuk pakan kepiting bakau tersebut. Ikan ini bisa Anda beli dengan harga murah di tempat-tempat pelelangan ikan karena umumnya jarang sekali orang yang membelinya. Pakan diberikan dengan frekuensi 2 kali sehari sebanyak 5-10 persen dari bobot kepiting. Pakan ini harus dimasukkan ke dalam keranjang pemeliharaan satu per satu agar kepiting bisa meraih dan memakannya.

Pemotongan Kaki

Kepiting umumnya akan melakukan proses pergantian kulit saat berumur 2 bulan apabila dipelihara di tambak. Waktu perawatan tentunya cukup lama dan dapat menghabiskan biaya produksi yang lumayan banyak. Untuk mengakalinya, ada sedikit trik guna mempercepat proses molting pada kepiting bakau. Caranya yaitu memotong kaki-kaki kepiting menggunakan gunting yang steril. Kepiting yang telah terpotong ini lantas akan melakukan adaptasi untuk menumbuhkan kembali kaki-kakinya. Nah di dalam proses adaptasi tersebut juga mengharuskan kepiting untuk melakukan molting. Kepiting yang telah dipotong kaki-kakinya biasanya akan menjadi kepiting cangkang lunak dalam kurun waktu 2-4 minggu kemudian.

Pemantauan Kepiting

Setelah waktu pemeliharaan mencapai 2 minggu, pengontrolan terhadap kondisi kepiting harus semakin diperketat. Kepiting-kepiting yang sudah menunjukkan proses molting sebaiknya segera dipanen secepatnya. Begitu pula dengan proses distribusinya yang harus dilaksanakan sesegera mungkin. Hal ini dikarenakan cangkang kepiting tersebut akan mengeras kembali dalam beberapa jam kemudian. Bahkan hanya dalam waktu 4 jam, beberapa bagian cangkang kepiting sudah cukup keras sehingga mengakibatkan harga jualnya menurun drastis.

0 Response to "Teknik Dasar Budidaya Kepiting Cangkang Lunak"

Posting Komentar