Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

7 Penyebab Ikan Hias Mati secara Mendadak

Apakah penyebab ikan hias mati secara mendadak? Bagi para penghobi, ikan hias yang dimilikinya sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Kita akan merasa senang apabila melihat ikan yang dipelihara tumbuh dengan baik dan dalam kondisi yang sehat. Begitu pula sebaliknya, jika ikan tersebut tiba-tiba mati tanpa mengalami penyakit yang serius, pasti rasanya sedih tak terkira. Sebagai makhluk hidup, ikan membutuhkan beberapa syarat yang ideal untuk mendukung kehidupannya. Bila syarat-syarat tersebut tidak terpenuhi, maka dapat dipastikan ikan tidak bisa beradaptasi sehingga kondisi kesehatannya akan menurun. Sudah menjadi kewajiban bagi Anda sebagai pemelihara untuk memperhatikan perkembangan ikan hias yang dimiliki. Jagalah kondisi internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap ikan tersebut. Berikut ini faktor-faktor yang dapat menyebabkan matinya ikan hias Anda secara mendadak : Penangkapan yang Salah Ada beberapa penjual yang menangkap seekor ikan hias langsung dari alam, ...

5 Umpan Pilihan Mancing Ikan Sepat Rawa

Apakah umpan yang dapat digunakan untuk memancing sepat rawa? Trichogaster trichopterus atau ikan sepat rawa adalah ikan air tawar yang termasuk dalam famili Osphronemidae. Selain dijadikan sebagai ikan konsumsi, saat ini mulai banyak orang yang memelihara ikan ini di akuarium sebagai ikan hias karena memiliki corak yang cukup unik. Jika dibandingkan dengan ikan sepat siam, sepat rawa bertubuh lebih kecil serta memiliki bintik hitam di tubuhnya. Itulah kenapa ikan ini sering disebut three spot gourami oleh masyarakat luar negeri. Di habitat alaminya, ikan sepat rawa biasanya mengonsumsi tanaman air serta binatang-binatang renik. Yap, ikan ini merupakan hewan omnivora yang bisa memakan apa saja. Jadi ada cukup banyak pilihan umpan yang dapat dipakai untuk memancing ikan ini. Salah satu trik untuk mengundang ikan sepat rawa untuk datang berkumpul di suatu spot pemancingan ialah menyebarkan dedak halus, minyak jelantah, atau remahan kerupuk terlebih dahulu di sungai. Jika kemudian muncu...

Cara Memancing Ikan Sepat dan Umpannya

Bagaimana cara memancing ikan sepat? Apa pula macam-macam umpan yang cocok digunakan untuk memancing ikan ini? Ikan sepat merupakan ikan air tawar yang masih berkerabat dekat dengan ikan gurame. Ikan ini mempunyai mulut yang berukuran cukup kecil sehingga diperlukan trik tersendiri untuk memancingnya. Di habitat alaminya, ikan sepat biasanya hidup secara bergerombol. Ikan sepat sangat menyukai perairan yang kondisinya tenang dan tidak berarus kuat. Jadi bila Anda ingin memancing ikan ini, pilihlah spot di pinggir sungai atau di tengah kubangan. Ikan sepat juga banyak ditemukan di daerah perairan yang dipenuhi oleh tanaman air seperti kangkung, eceng gondok, dan lain-lain. Hindari memancing di waduk, khususnya di area saluran air masuk dan saluran air keluar. Sebenarnya tidak susah-susah amat kok untuk menentukan spot yang paling ideal ketika hendak memancing ikan sepat. Ini disebabkan karena ikan sepat mempunyai kebiasaan untuk mengambil oksigen secara langsung di udara secara berk...

Cara Memancing Ketam yang Benar

Bagaimana cara memancing ketam yang benar? Di Indonesia, ketam dikenal pula dengan sebutan kepiting. Binatang bercangkang keras ini sering kali diolah menjadi berbagai hidangan mewah yang menggugah selera. Karena mempunyai rasa yang sangat lezat, ketam merupakan salah satu makanan mewah yang menjadi andalan berbagai restoran. Khusus Anda yang mempunyai hobi memancing, Anda bisa mendapatkan ketam dengan harga yang lebih terjangkau bahkan gratis dengan menangkapnya sendiri. Dibandingkan dengan memancing ikan , boleh dibilang memancing ketam lumayan sulit. Hal ini disebabkan oleh populasi ketam di alam sudah terhitung cukup langka. Sebagai binatang nokturnal, ketam juga lebih aktif di malam hari dan memilih bersembunyi pada waktu siang. Namun karena kesulitan memancing ketam itulah yang menjadi dasar kuat bagi para pemancing merasa tertantang untuk menangkap hewan bercapit. Kami mempunyai tiga metode yang bisa digunakan untuk memancing ketam. Di antaranya : Memasang Perangkap Teknik...

Jenis-jenis Umpan Buatan untuk Mancing di Sungai

Apa sajakah jenis-jenis? Kami yakin Anda yang berkunjung ke blog ini mempunyai hobi tidak lain adalah memancing. Memancing memang merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan. Kita bisa mendapatkan berbagai hiburan sekaligus dengan melakoni hobi yang satu ini. Kita bisa berekreasi, bermain game, mengasah keterampilan, meningkatkan daya insting, melatih kesabaran, dan membangun keakraban bersama. Serta tentu saja, ikan yang didapatkan dari proses memancing menjadi hadiah utamanya. Kegiatan memancing bisa dilakukan di daerah perairan mana saja. Salah satu tempat yang menjadi favorit para pemancing ialah sungai . Beruntung kita tinggal di Indonesia yang mempunyai begitu banyak sungai dan anak sungai. Di sungai, kita bisa menemukan berbagai macam ikan air tawar yang menggoda untuk segera dipancing. Misalnya seperti ikan gabus, ikan batok, ikan wader, ikan sepat, ikan lele, ikan nila, ikan mujair, ikan mas, dan lain-lain. Memancing di sungai tidak melulu harus menggunakan umpan yang alam...

Inilah Perbedaan Ikan Nila dan Mujair

Apakah perbedaan antara ikan nila dan mujair? Ada banyak ikan air tawar yang biasa dibudidayakan oleh para petani di Indonesia, baik untuk keperluan ikan konsumsi maupun ikan hias. Dua di antara berbagai spesies ikan air tawar yang sering dikonsumsi oleh masyarakat ialah ikan nila dan ikan mujair. Kedua ikan ini begitu diminati lantaran memiliki daging yang tebal dan rasanya pun lezat. Baik nila maupun mujair biasanya dimasak dengan cara digoreng, dibakar, atau dikukus. Sekilas ikan nila dan ikan mujair mempunyai rupa yang mirip sekali. Hal ini dikarenakan kedua jenis ikan ini sama-sama termasuk dalam famili Cichlidae di genus Oreochromis. Adapun nama ilmiah dari ikan nila adalah Oreochromis niloticus. Sedangkan ikan mujair memiliki nama ilmiah yaitu Oreochromis mossambicus. Ikan Nila Ikan nila (Oreochromis niloticus ) adalah ikan air tawar yang umum dipelihara untuk konsumsi. Ikan ini berasal dari benua Afrika bagian timur. Ikan nila mempunyai postur yang sedang dengan panjang t...

4 Makanan yang Cocok untuk Ikan Discus

Apakah makanan yang cocok untuk ikan discus? Sebagai ikan hias yang mempunyai nilai keindahan dan keunikan tersendiri, ikan discus banyak dipelihara di akuarium. Ikan ini memiliki postur tubuh yang berbentuk pipih dan bundar. Warnanya pun bermacam-macam mulai dari merah, hitam, putih, biru, ungu, jingga, hingga hijau. Karena kemolekannya itulah, ikan discus mendapat julukan ratunya ikan air tawar. Dibandingkan dengan ikan oscar , tingkat kesulitan merawat ikan discus terbilang lebih sulit. Ikan ini sangat sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungannya. Jadi akuarium yang menjadi tempat tinggal ikan discus pun harus dilengkapi dengan peralatan yang memadai seperti water heater, aerator, filtrasi, dan termometer. Selain itu, penting juga untuk memperhatikan pakan yang diberikan kepada ikan discus untuk mendukung pertumbuhan sekaligus menjaga tingkat kecerahan warnanya. Di bawah ini rekomendasi makanan-makanan yang cocok diberikan kepada ikan discus , antara lain : Pelet Dem...

Ikan Discus Jantan dan Betina, Ini Bedanya!

Apakah perbedaan antara ikan discus jantan dan betina? Ikan discus akrab dijadikan sebagai ikan hias air tawar oleh para penghobi di Indonesia khususnya. Ikan ini memiliki bentuk yang sangat unik yaitu bundar dan agak pipih. Warnanya juga sangat beragam dan membentuk corak yang khas. Tidak seperti ikan nila , jenis kelamin ikan discus lumayan sulit dikenali. Pasalnya karakteristik antara ikan jantan dengan ikan betina hampir mirip. Ukuran tubuh keduanya pun tidak mempunyai selisih yang mencolok. Namun jika dicermati, kita bisa menentukan jenis kelamin seekor ikan discus dengan melihat ciri-ciri pada umumnya. Ikan Discus Jantan Kebanyakan ikan discus jantan mempunyai mulut yang berukuran lebih besar dan bibir atasnya tampak menonjol. Bentuk area di sekitar hidungnya pun agak membengkok. Sedangkan sirip dubur ikan jantan biasanya berbentuk lurus, tidak bulat. Identifikasi ikan jantan akan lebih mudah apabila dilakukan saat ikan tersebut dalam kondisi sedang berahi karena warnanya t...

Ciri-ciri Ikan Discus yang Sakit

Bagaimana ciri-ciri ikan discus yang sakit? Karena memiliki rupa yang menarik, ikan discus umum dijadikan sebagai binatang peliharaan. Ikan ini biasanya dirawat di dalam akuarium air tawar yang dilengkapi peralatan pendukung sepeti aerator, filtrasi, dan water heater. Jika dipelihara dengan baik, ikan ini akan tumbuh hingga panjangnya mencapai 10 cm. Perawatan ikan discus terbilang cukup sulit dilakukan. Di habitat alaminya, ikan ini biasanya tinggal di lingkungan perairan yang kondisinya cenderung hangat. Oleh sebab itu, akuarium tempat tinggal ikan discus perlu dilengkapi dengan water heater untuk mempertahankan suhunya. Anda juga bisa menyediakan termometer khusus untuk memantau temperatur air dengan lebih mudah. Ikan discus yang dipelihara di lingkungan yang kurang sesuai biasanya akan gampang mengalami stres. Jika dibiarkan terus, kondisi stres tersebut akan mengakibatkan timbulnya penyakit tertentu hingga berujung kepada kematian. Penanganan secara cepat dan tepat terbukti ma...

Cara Memelihara Ikan Discus yang Baik dan Benar

Bagaimana cara memelihara ikan discus? Bentuk-bentuk pemeliharaan yang harus dilakukan pada ikan discus pada dasarnya sama seperti ikan hias air tawar lainnya. Namun mengingat harga ikan ini terbilang mahal, tidak ada salahnya Anda memberikan perhatian yang lebih banyak. Jika dipelihara dengan baik dan benar, ikan discus akan mempunyai warna dan corak yang sangat indah. Tahukah Anda, ada banyak sekali jenis ikan discus yang dijual di pasar berdasarkan warnanya. Apalagi maraknya perkawinan silang telah menghasilkan ragam ikan discus yang semakin banyak. Bahkan beberapa waktu belakangan ini telah ditemukan ikan discus yang berwarna hijau lho. Tentu saja ini merupakan sebuah kabar gembira khususnya bagi Anda yang hobi mengoleksi ikan discus. Ikan discus terbilang mudah dirawat kok. Agar ikan peliharaan Anda dapat tumbuh dengan baik, silakan ikuti kiat-kiat di bawah ini : AKUARIUM Ikan discus umumnya dipelihara di akuarium agar dapat dinikmati keindahan tubuhnya dari sisi samping. ...

7 Tips Memilih Ikan Discus yang Baik

Apakah Anda membutuhkan tips-tips dalam memilih ikan discus? Ikan discus (Symphysodon spp.) adalah ikan air tawar dari famili Cichlidae yang banyak dipelihara di akuarium. Ikan ini berasal dari sungai Amazon dan kini sangat digemari di negara-negara di Asia. Ikan discus mempunyai bentuk tubuh yang unik. Warnanya pun beraneka ragam seperti merah, hijau, kuning, dan biru. Kepopuleran ikan discus pun sampai gaungnya di Indonesia. Tidak sedikit para penghobi ikan hias yang mulai memelihara ikan ini, khususnya mereka yang tinggal di lingkungan perkotaan. Ikan discus tergolong sebagai ikan yang harganya lumayan mahal. Untungnya perawatan ikan discus tidak terlalu susah. Anda cukup menjaga kondisi air dan kualitas pakannya agar ikan discus yang dipelihara dapat hidup dengan baik. Khusus buat Anda yang mulai tertarik dengan ikan discus dan ingin memeliharanya di akuarium , Anda bisa membeli benih ikan ini di toko yang terpercaya. Perhatikan faktor-faktor berikut ini dalam memilih ikan disc...