Kalau belum pernah mengirim barang ke Jepang, biasanya ada saja hal yang bikin bingung. Mau kirim barang apa, pakai jasa pengiriman yang mana, berapa biayanya, sampai nanti barangnya benar-benar sampai atau tidak. Saya membayangkan orang yang baru pertama kali mengirim paket ke luar negeri pasti punya banyak pertanyaan. Apalagi kalau barang yang dikirim bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk keluarga atau teman yang sedang tinggal di Jepang. Misalnya, seorang ibu ingin mengirim paket ke Jepang yang berisi makanan kesukaan anaknya yang sedang bekerja di Jepang. Sudah dibelikan berbagai macam camilan, bumbu masakan, dan barang-barang lain. Tinggal bagaimana caranya supaya semua barang itu bisa sampai dengan aman. Nah, dari situ biasanya petualangan mengirim paket dimulai. Awalnya mencari informasi dulu. Bertanya kepada teman yang pernah mengirim barang, mencari tahu lewat internet, atau langsung menghubungi jasa pengiriman. Ternyata, setiap jasa pengiriman bisa punya aturan dan layan...
Salah satu hal yang paling sering ditanyakan orang sebelum mengirim paket ke Jepang adalah soal ongkir. Biasanya pertanyaannya sederhana. “Berapa biaya kirim paket ke Jepang ?” Sebenarnya untuk menjawab pertanyaan tersebut kita perlu tahu dulu paket yang mau dikirim seperti apa. Karena biaya kirim paket 1 kg tentu tidak sama dengan paket 10 kg atau 30 kg. Selain itu, ukuran paket juga bisa berpengaruh. Kenapa ongkir ke Jepang berbeda-beda? Setiap paket mempunyai kondisi yang berbeda. Ada paket yang beratnya sedikit tetapi ukurannya besar. Ada juga paket yang berat tetapi ukurannya tidak terlalu besar. Jenis barangnya juga bisa berbeda. Kemudian ada pilihan pengiriman yang berbeda, misalnya lewat udara atau lewat laut. Jadi tidak bisa hanya mengatakan semua paket ke Jepang harganya sekian rupiah. Harus dilihat dulu paketnya. Berat paket Berat adalah salah satu hal yang paling mudah untuk dipahami. Semakin berat paket, biasanya biaya pengiriman juga akan semakin besar. Misalnya seseorang...