Langsung ke konten utama

Ini Dia Cara Memelihara Ikan Belida di Aquarium

Bagaimana cara memelihara ikan belida di aquarium? Ikan belida (Notopetrus chitala) adalah ikan air tawar yang termasuk dalam keluarga Notopteridae dan biasanya dipelihara untuk keperluan hobi maupun konsumsi. Ikan ini biasanya hidup di sungai dan rawa-rawa, serta banyak ditemukan di perairan Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Di luar negeri, ikan belida sering disebut sebagai knife fish lantaran bentuk fisiknya yang unik mirip sekali dengan pisau.

Di Indonesia, ikan belida tersebar di beberapa daerah seperti Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Sebagai hewan nokturnal, ikan belida tergolong ke dalam ikan predator yang umumnya memangsa katak, ikan kecil, dan udang. Ada tiga jenis ikan belida yang banyak dipelihara oleh para penghobi antara lain clown knife fish, royal clown knife fish, dan platinum clown knife fish.

memelihara-ikan-belida.jpg

Ingin memelihara ikan belida di aquarium? Berikut ini panduan dan tips selengkapnya!

Persiapan Aquarium

Ukuran aquarium yang akan digunakan untuk merawat ikan belida harus cukup besar. Hal ini dikarenakan ikan belida merupakan ikan yang aktif bergerak. Paling tidak Anda bisa memakai tangki yang memiliki dimensi 100 x 60 x 45 cm. Aquarium tersebut kemudian diisi dengan air hingga memenuhi 3/4 dari total volume-nya serta dilengkapi dengan sistem aerator dan filtrasi. Jaga supaya suhu air bertahan di kisaran 25-30 derajat celcius.

Penambahan Ornamen

Buat suasana lingkungan di dalam aquarium mirip seperti habitat alami ikan belida. Anda bisa menambahkan sejumlah tanaman air dan beberapa batang kayu sebagai tempat persembunyian ikan. Berikan juga alas berupa pasir dan bebatuan sehingga kondisi di dalam aquarium terasa seperti di sungai.

Pemberian Makanan

Sebagai binatang karnivora, ikan belida hanya mau memakan pakan yang berjenis daging-dagingan. Anda bisa memberikan ikan yang berukuran kecil sebagai makanan ikan belida sehari-hari seperti anakan ikan mas, ikan mujair, tetapi hindari memberikannya anakan ikan lele sebab memiliki patil yang sangat tajam. Selain itu, Anda juga boleh memberikan makanan seperti potongan udang, jangkrik, kelabang, dan katak.

Pencampuran Ikan

Kendati ikan belida adalah ikan yang ganas, ikan ini bisa dipelihara di dalam satu tangki bersama ikan lainnya. Asalkan ikan tersebut mempunyai postur tubuh yang lebih besar daripada ikan belida dan peringainya juga mirip. Sebagai contoh Anda bisa memelihara ikan belida dan ikan arwana super red di dalam sebuah aquarium. Tetapi jangan pernah mencampurkan ikan belida bersama dengan ikan yang memiliki sifat jinak sebab ikan belida tidak segan-segan menggigit sirip ikan tersebut meskipun ukurannya jauh lebih besar.

Penyembuhan Penyakit

Penyakit yang paling sering menyerang ikan belida ialah penyakit white spot. Penyakit ini biasanya muncul sebagai akibat dari kondisi aquarium yang kotor dan kualitas sumber air yang tidak terkontrol. Anda bisa mencegah munculnya wabah white spot dengan memakai air yang bermutu bagus seperti air ledeng serta memasang perlengkapan sinar ultraviolet. Akan tetapi bila ikan belida kesayangan Anda sudah terkena penyakit ini, penyembuhannya dapat dilakukan dengan menuangkan methlyn biru dengan dosis sesuai anjuran.

Komentar

  1. CJ AQUATIC



    Bagus skali ikannya gan,, kyaknya klo di aquarium susah perawatannya..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Besar Ekspor Kopi Indonesia ke Italia

  Italia dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya minum kopi paling kuat di dunia. Hampir setiap sudut kota memiliki kedai kopi yang selalu ramai sejak pagi hingga malam hari. Bagi masyarakat Italia, kopi bukan sekadar minuman penyemangat, tetapi bagian penting dari gaya hidup dan kebanggaan budaya. Kondisi ini menjadikan Italia sebagai salah satu pasar potensial bagi ekspor kopi Indonesia ke Italia . Indonesia memiliki keunggulan dalam keragaman jenis kopi. Dari Aceh hingga Papua, setiap daerah menghasilkan cita rasa unik yang disukai oleh penikmat kopi mancanegara. Kopi arabika Gayo, Toraja, Kintamani, dan Flores dikenal memiliki aroma khas dengan keasaman lembut, sementara kopi robusta Lampung dan Temanggung memiliki karakter kuat yang sering digunakan dalam campuran espresso—jenis minuman kopi yang sangat populer di Italia. Permintaan kopi di Italia sangat stabil, bahkan meningkat setiap tahun. Negara tersebut tidak hanya mengonsumsi kopi murni, tetapi juga menjadi pus...

jajt

Mujairlt