Langsung ke konten utama

Cara Membuat Air Laut Buatan dari Air Tawar

Bagaimana cara membuat air laut buatan dari air tawar? Jika Anda ingin memelihara ikan laut di akuarium, maka Anda membutuhkan air laut sebagai media pemeliharaannya. Buat Anda yang tinggal di daerah pesisir, mudah saja bagi Anda untuk mendapatkan air laut ini. Begitu pun bila ada toko perikanan di sekitar rumah tinggal, Anda bisa mendapatkannya di sana.

Tetapi bagaimana jadinya bila Anda berada di dataran tinggi? Anda harus berjuang ekstra untuk mendapatkan air laut ini. Lantas, kenapa tidak membuatnya sendiri saja? Prosesnya sangat mudah kok. Bahkan Anda pun dapat mengerjakan semuanya sendiri. Sayangnya dalam pembuatan air laut buatan ini, Anda membutuhkan beberapa bahan kimia yang mungkin masih terdengar asing.

Air laut buatan adalah air tawar yang ditambah dengan bahan-bahan kimia untuk merubah unsur di dalamnya menjadi sama seperti air laut. Perlu diketahui, air laut memiliki salinitas 1.035 berarti dalam setiap 1000 liter air mengandung 3,5 kg garam. Air laut juga bersifat alkalis dengan tingkat keasaman (pH) sekitar 8,0-8,3.

cara-membuat-air-laut.jpg

Kelebihan air laut buatan bagi kita tentu memudahkan dalam memperoleh air laut yang layak pakai. Sedangkan kelebihan bagi ikan yaitu air laut tersebut lebih higienis karena tidak tercemar hama dan bibit penyakit. Sayangnya air laut buatan tidak mengandung jasad renik/plankton. Tetapi Anda bisa mengatasi permasalahan tersebut dengan memberikan pakan ikan secara manual.

Di bawah ini merupakan panduan tentang proses pembuatan air laut buatan :

Bahan :

  • 2815 gram NaCl (Natrium Klorida) atau garam dapur
  • 692 gram MgSO4 6H2O (Magnesium Sulfat)
  • 67 gram KCl (Kalium Klorida)
  • 10 gram NaBr (Natrium Bromida)
  • 5 gram KH2PO4 (Kalium Bifosfat)
  • 0,5 gram KJ (Kalium Yodida)
  • 145 gram CaCl2H2O (Kalsium Klorida)
  • 100 liter air tawar

Alat :

  • Ember
  • Timbangan
  • Pengaduk
  • Hidrometer

Cara membuat :

  1. Siapkan bahan-bahan di atas secara lengkap. Anda bisa mendapatkan semua bahan kimia di toko kimia terdekat. Sedangkan untuk hidrometer bisa dibeli di Toko AlatPerabotan.com. Perlu diketahui, hidrometer adalah alat yang berfungsi untuk mengukur kadar garam terlarut di dalam air. Gunakan air tawar yang berasal dari sumur yang telah diendapkan selama 24 jam. Jangan pernah menggunakan air ledeng dari PDAM karena mengandung kaporit.
  2. Buat campuran pertama yang terdiri dari 2815 gram NaCl (Natrium Klorida) atau garam dapur, 692 gram MgSO4 6H2O (Magnesium Sulfat), 67 gram KCl (Kalium Klorida), 10 gram NaBr (Natrium Bromida), 5 gram KH2PO4 (Kalium Bifosfat), dan 0,5 gram KJ (Kalium Yodida). Bahan-bahan ini dimasukkan ke sebuah ember yang berukuran besar. Lalu tambahkan air tawar sebanyak 5 liter ke dalamnya. Aduk sampai tercampur rata.
  3. Buat campuran kedua dengan cara memasukkan 145 gram CaCl2H2O (Kalsium Klorida) ke dalam sebuah ember yang lain. Kemudian tambahkan juga air tawar sebanyak 5 liter ke dalam ember tersebut. Jangan lupa diaduk supaya tercampur rata ya.
  4. Siapkan sebuah ember berukuran besar yang telah berisi 90 liter air tawar. Tuangkan campuran pertama dan kedua ke dalam ember tersebut. Aduklah kembali agar semua bahan-bahannya tercampur rata.
  5. Air laut buatan pun telah selesai dibuat. Sebelum menggunakannya ke dalam akuarium, tidak ada salahnya Anda mengecek terlebih dahulu kelayakan air tersebut dengan mengukur tingkat salinitasnya menggunakan hidrometer.

Selamat mencoba!

Komentar

  1. Bisa gak ya utk resepnya pake bahan2 yang sudah dijual bebas dipasaran, seperti kaptan, dolomit, garam krosok, dsb.

    BalasHapus
  2. nama lain dari bahan kimia yang familiar untuk rakyat apa ?

    BalasHapus
  3. Bahan-bahanya tidak mudah di cari

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinamika Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia di Tengah Perubahan Musim

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia berjalan dalam sistem lintas negara yang dipengaruhi banyak variabel, salah satunya perubahan musim. Perbedaan karakter iklim antara Jepang yang memiliki empat musim dan Indonesia yang beriklim tropis menciptakan kondisi operasional yang tidak selalu seragam sepanjang tahun. Di Jepang, musim dingin membawa tantangan berupa salju, suhu ekstrem, dan angin laut yang kuat. Kondisi ini dapat memengaruhi aktivitas di gudang, proses pengiriman darat menuju pelabuhan, serta kecepatan bongkar muat. Beberapa pelabuhan mengalami pembatasan operasional sementara ketika cuaca memburuk, sehingga jadwal keberangkatan kapal bisa bergeser. Pada sisi lain, jasa pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia menghadapi tantangan khas musim hujan. Curah hujan tinggi sering berdampak pada antrean di pelabuhan, keterlambatan proses bongkar kontainer, serta distribusi lanjutan ke area tujuan. Ketika musim hujan di Indonesia bertepatan dengan musim dingin di Jep...

Peluang Senyap di Balik Tingginya Konsumsi Pakaian di Jepang

  Tingginya konsumsi pakaian di Jepang sering kali tidak terlihat mencolok dari luar. Tidak ada ledakan tren yang berisik atau perubahan gaya yang ekstrem. Namun di balik ketenangan itu, terdapat pergerakan pasar yang stabil dan berkelanjutan. Inilah yang menjadikan konsumsi pakaian di Jepang menyimpan peluang yang berjalan secara senyap tetapi konsisten. Masyarakat Jepang memiliki kebiasaan membeli pakaian berdasarkan fungsi dan kebutuhan nyata. Pakaian kerja, pakaian harian, hingga pakaian rumah tangga memiliki peran masing-masing dan jarang saling menggantikan. Pola ini menciptakan permintaan yang berulang tanpa harus menunggu tren baru muncul. Konsumsi berjalan pelan, namun tidak pernah berhenti. Selain itu, budaya menjaga kerapian berpengaruh besar terhadap siklus pembelian. Pakaian yang mulai terlihat aus, berubah bentuk, atau tidak lagi nyaman cenderung diganti, meskipun masih bisa digunakan. Standar visual dan kenyamanan yang tinggi membuat perputaran pakaian terjadi lebi...

Potensi Besar Ekspor Kopi Indonesia ke Italia

  Italia dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya minum kopi paling kuat di dunia. Hampir setiap sudut kota memiliki kedai kopi yang selalu ramai sejak pagi hingga malam hari. Bagi masyarakat Italia, kopi bukan sekadar minuman penyemangat, tetapi bagian penting dari gaya hidup dan kebanggaan budaya. Kondisi ini menjadikan Italia sebagai salah satu pasar potensial bagi ekspor kopi Indonesia ke Italia . Indonesia memiliki keunggulan dalam keragaman jenis kopi. Dari Aceh hingga Papua, setiap daerah menghasilkan cita rasa unik yang disukai oleh penikmat kopi mancanegara. Kopi arabika Gayo, Toraja, Kintamani, dan Flores dikenal memiliki aroma khas dengan keasaman lembut, sementara kopi robusta Lampung dan Temanggung memiliki karakter kuat yang sering digunakan dalam campuran espresso—jenis minuman kopi yang sangat populer di Italia. Permintaan kopi di Italia sangat stabil, bahkan meningkat setiap tahun. Negara tersebut tidak hanya mengonsumsi kopi murni, tetapi juga menjadi pus...