Langsung ke konten utama

Cara Mengatasi Ikan Arwana Mogok Makan

Bagaimana cara mengatasi ikan arwana yang mogok makan? Di kalangan pencinta ikan hias, ikan air tawar begitu populer. Ikan ini kerap disebut-sebut sebagai ikan air tawar yang paling indah. Warna sisiknya yang begitu mempesona dengan gerakan tubuh yang sangat gemulai menjadi daya tarik tersendiri bagi ikan ini.

Jadi jangan heran ya kalau harga ikan arwana tergolong amat mahal. Seekor ikan arwana yang ukurannya masih sebesar jari tangan orang dewasa saja sudah dibanderol dengan nominal ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung jenisnya. Itulah kenapa, para pemilik ikan arwana akan memelihara seluruh ikan kepunyaannya dengan sungguh-sungguh.

ikan-arwana-mogok-makan.jpg

Tetapi sebagai makhluk hidup, ikan arwana juga bisa kehilangan nafsu makan. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan timbulnya masalah tersebut pada ikan. Berikut ini penyebab-penyebab ikan arwana menjadi mogok makan dan cara mengatasinya!

Penyebab 1. Kondisi Air sudah Kotor

Seiring dengan berjalannya waktu, air di akuarium yang tadinya bersih akan berubah menjadi kotor. Begitu pula dengan parameter air yang lain seperti tingkat keasaman, suhu air, dan kadar oksigen terlarut tidak sesuai dengan syarat hidup ikan arwana. Akibatnya ikan pun sulit beradaptasi dengan lingkungannya sehingga ia tampak gelisah.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda cukup mengganti 30-50 persen volume air akuarium secara berturut-turut selama 2-3 hari. Mulailah dengan membuang 30 persen volume air menggunakan pipa kapiler. Kemudian isi air ke akuarium kembali dengan jumlah yang sama. Perhatikan air yang digunakan harus memiliki pH dan suhu sesuai dengan air di akuarium. Alangkah baiknya bila air tersebut didiamkan selama semalaman terlebih dahulu.

Penyebab 2. Pemberian Pakan yang Berlebihan

Pemberian pakan yang berlebihan (overfeeding) juga dapat menyebabkan ikan arwana kehilangan nafsu makannya. Apalagi bila pakan yang diberikan setiap hari selalu sama. Solusi untuk mengatasi masalah ini yaitu menghentikan pemberian pakan selama 5-7 hari. Tujuannya tentu saja untuk membuat ikan tersebut merasa kelaparan. Ketika perut ikan arwana sudah keroncongan makan ia akan memakan pakan apapun yang diberikan kepadanya.

Penyebab 3. Ikan Terkena Infeksi

Penyebab ikan arwana yang tidak nafsu makan berikutnya ialah ikan sedang sakit. Ikan terkena infeksi atau penyakit lainnya yang membuatnya kehilangan nafsu makan. Kalau sudah begini, Anda harus memberikan pengobatan sesuai dengan gejala yang timbul. Sebaiknya ikan yang tengah terkena penyakit ini dikarantina untuk sementara waktu di akuarium yang terpisah hingga ia sembuh.

Penyebab 4. Ikan sedang Beradaptasi

Ikan arwana tergolong ikan yang cukup sulit untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Dibutuhkan waktu yang cukup lama agar ikan tersebut mampu menyesuaikan diri dengan keadaan di sekelilingnya. Adalah sebuah kewajaran ketika ikan arwana yang dipindahkan ke akuarium yang baru mengalami stres. Tetapi Anda tidak perlu khawatir. Paling lama seminggu, ikan ini bakal langsung melahap pakan yang diberikan untuknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Besar Ekspor Kopi Indonesia ke Italia

  Italia dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya minum kopi paling kuat di dunia. Hampir setiap sudut kota memiliki kedai kopi yang selalu ramai sejak pagi hingga malam hari. Bagi masyarakat Italia, kopi bukan sekadar minuman penyemangat, tetapi bagian penting dari gaya hidup dan kebanggaan budaya. Kondisi ini menjadikan Italia sebagai salah satu pasar potensial bagi ekspor kopi Indonesia ke Italia . Indonesia memiliki keunggulan dalam keragaman jenis kopi. Dari Aceh hingga Papua, setiap daerah menghasilkan cita rasa unik yang disukai oleh penikmat kopi mancanegara. Kopi arabika Gayo, Toraja, Kintamani, dan Flores dikenal memiliki aroma khas dengan keasaman lembut, sementara kopi robusta Lampung dan Temanggung memiliki karakter kuat yang sering digunakan dalam campuran espresso—jenis minuman kopi yang sangat populer di Italia. Permintaan kopi di Italia sangat stabil, bahkan meningkat setiap tahun. Negara tersebut tidak hanya mengonsumsi kopi murni, tetapi juga menjadi pus...

Cara Mengirim Ikan Beku dari Indonesia ke Jepang

  Mengirim ikan beku dari Indonesia ke Jepang membutuhkan perhatian ekstra karena sifat barang yang mudah rusak. Proses ini harus dilakukan dengan benar agar ikan tetap segar dan memenuhi standar kualitas di Jepang. Berikut panduan lengkap untuk membantu Anda mengirim ikan beku ke Jepang dengan aman dan efisien. 1. Persiapan Ikan Beku Persiapan yang baik adalah kunci utama keberhasilan pengiriman ikan beku: Pastikan ikan berkualitas : Gunakan ikan yang segar dan telah diproses sesuai standar sanitasi. Pembekuan optimal : Bekukan ikan hingga suhu -18°C atau lebih rendah untuk menjaga kualitas. Pengemasan vakum : Gunakan metode pengemasan vakum untuk mengurangi risiko kontaminasi dan menjaga kesegaran lebih lama. 2. Gunakan Kemasan Khusus Pengemasan sangat penting untuk pengiriman ikan beku: Gunakan kotak styrofoam : Kotak ini membantu menjaga suhu rendah selama pengiriman. Tambahkan dry ice atau gel pack : Bahan ini membantu mempertahankan suhu beku selama transportasi. Segel dengan...

Pengalaman Kirim Makanan ke Korea Selatan: Apa yang Harus Diketahui?

  Mengirim makanan ke luar negeri, termasuk ke Korea Selatan, memiliki tantangan tersendiri. Banyak orang Indonesia yang ingin mengirimkan makanan khas tanah air untuk keluarga, teman, maupun komunitas di sana. Namun, proses ini tidak semudah mengirim barang biasa karena ada aturan ketat terkait keamanan pangan dan ketahanan produk selama perjalanan pengiriman barang ke Korea Selatan . Jenis Makanan yang Umumnya Bisa Dikirim Makanan Kering: keripik, kue kering, biskuit, atau snack instan. Produk Kemasan Pabrik: mi instan, kopi, teh, dan makanan kaleng yang memiliki label resmi. Bumbu Masakan Instan: sambal kemasan, bumbu instan sachet, dan rempah bubuk. Jenis Makanan yang Sulit atau Tidak Bisa Masuk Produk Segar: daging, ikan, buah, dan sayuran biasanya ditolak tanpa izin khusus. Makanan Olahan Rumahan: kue basah, lauk siap makan, atau produk tanpa label resmi rentan ditahan. Cairan dalam Jumlah Besar: saus atau minuman yang tidak dikemas sesuai standar ...