Langsung ke konten utama

3 Cara Mengobati Ikan Arwana Kena Jamur

Ikan arwana yang terkena jamur ditandai dengan adanya serabut-serabut tipis menyerupai benang/kapas berwarna keputih-putihan pada bagian tubuh tertentu. Misalnya seperti sirip, sisik, dada, ekor, sungut, dan lain-lain. Khusus pada bagian sungut, serangan jamur yang parah akan menimbulkan benjolan semacam kutil/jerawat. Namun lama-kelamaan benjolan tersebut bakal semakin membesar sehingga mengakibatkan ekor menjadi lunglai. Terkadang serangan jamur juga menyebabkan nafsu makan ikan menurun dan gerakannya pasif.
Fusarium sp, Aphanomyces sp, Achyla sp, dan Saprolegnia sp adalah jamur yang diketahui sering menyerang ikan, khususnya ikan arwana. Jamur ini tumbuh subur di dalam akuarium yang kebersihan lingkungannya tidak dijaga dengan baik. Hal tersebut umumnya terjadi bila Anda malas menjaga kebersihan akuarium atau filter yang terpasang telah rusak. Semakin lama kotoran dari feses ikan dan sisa pakan akan semakin menumpuk. Apabila ikan arwana terluka, maka bekas luka tadi menjadi sarana bagi jamur untuk melakukan serangan.
ikan-arwana-kena-jamur.jpg
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobati ikan arwana yang jamuran di antaranya :
  1. Pakailah Amoxan
Amoxan merupakan obat yang kami rekomendasikan untuk mengatasi ikan arwana yang terkena jamur. Kelebihan dari obat ini selain ampuh mengobati jamur adalah tidak menyebabkan efek samping. Nafsu makan tetap terjaga dengan baik dan tidak mengalami penurunan. Anda bisa menggunakan amoxan dengan dosis 500 mg/125 L. Cara pakainya yaitu ganti seluruh air di akuarium terlebih dahulu, kemudian tambahkan amoxan. Besoknya kuras air sebanyak 50 persen. Waktu pengobatan sekitar 2-3 hari.
  1. Gunakan Garam Dapur
Garam dapur ternyata sangat efektif untuk menyembuhkan ikan arwana yang jamuran loh. Anda tidak perlu khawatir ikan arwana bakal mati jika direndam dalam air garam sebab ikan ini pada dasarnya memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat. Waktu untuk merendam ikan juga tidak lama kok, hanya sekitar 1 jam. Anda bisa memulai dengan mengurangi air di akuarium sampai tersisa 30 persen, lalu tambahkan garam sebanyak 1-2 kg tergantung ukuran akuarium. Biarkan selama 1 jam.
Setelah itu, tambahkan air bersih ke dalam akuarium sampai penuh. Kemudian segera kurangi lagi volume air hingga tersisa 50 persen. Berikutnya tambahkan lagi air bersih ke dalam akuarium sampai penuh 100 persen. Garam dapur terbukti sangat ampuh digunakan untuk membunuh kuman dan bakteri. Jamur yang tumbuh di tubuh ikan arwana seketika bakal mati setelah terkena garam ini. Dibutuhkan pengulangan terapi hingga 2-3 kali untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
  1. Rontokkan secara Manual
Ini merupakan cara yang cukup esktrim. Jadi sebaiknya Anda meminta pengawasan dari rekan yang sudah ahli untuk mengerjakannya. Caranya adalah merontokkan jamur yang tumbuh di tubuh ikan arwana secara langsung. Anda bisa menggunakan tangan atau bantuan alat tertentu. Mulailah dengan membius ikan terlebih dahulu supaya pingsan dan menjadi tenang. Selanjutnya Anda bisa membersihkan semua jamur yang ada.

Komentar

  1. ikan saya om kena jamur sampe2 terbalek2 om apa ya bgs obatnya....pusing saya mengatasi nya om ,🙏🙏🙏

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Besar Ekspor Kopi Indonesia ke Italia

  Italia dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya minum kopi paling kuat di dunia. Hampir setiap sudut kota memiliki kedai kopi yang selalu ramai sejak pagi hingga malam hari. Bagi masyarakat Italia, kopi bukan sekadar minuman penyemangat, tetapi bagian penting dari gaya hidup dan kebanggaan budaya. Kondisi ini menjadikan Italia sebagai salah satu pasar potensial bagi ekspor kopi Indonesia ke Italia . Indonesia memiliki keunggulan dalam keragaman jenis kopi. Dari Aceh hingga Papua, setiap daerah menghasilkan cita rasa unik yang disukai oleh penikmat kopi mancanegara. Kopi arabika Gayo, Toraja, Kintamani, dan Flores dikenal memiliki aroma khas dengan keasaman lembut, sementara kopi robusta Lampung dan Temanggung memiliki karakter kuat yang sering digunakan dalam campuran espresso—jenis minuman kopi yang sangat populer di Italia. Permintaan kopi di Italia sangat stabil, bahkan meningkat setiap tahun. Negara tersebut tidak hanya mengonsumsi kopi murni, tetapi juga menjadi pus...

Cara Mengirim Ikan Beku dari Indonesia ke Jepang

  Mengirim ikan beku dari Indonesia ke Jepang membutuhkan perhatian ekstra karena sifat barang yang mudah rusak. Proses ini harus dilakukan dengan benar agar ikan tetap segar dan memenuhi standar kualitas di Jepang. Berikut panduan lengkap untuk membantu Anda mengirim ikan beku ke Jepang dengan aman dan efisien. 1. Persiapan Ikan Beku Persiapan yang baik adalah kunci utama keberhasilan pengiriman ikan beku: Pastikan ikan berkualitas : Gunakan ikan yang segar dan telah diproses sesuai standar sanitasi. Pembekuan optimal : Bekukan ikan hingga suhu -18°C atau lebih rendah untuk menjaga kualitas. Pengemasan vakum : Gunakan metode pengemasan vakum untuk mengurangi risiko kontaminasi dan menjaga kesegaran lebih lama. 2. Gunakan Kemasan Khusus Pengemasan sangat penting untuk pengiriman ikan beku: Gunakan kotak styrofoam : Kotak ini membantu menjaga suhu rendah selama pengiriman. Tambahkan dry ice atau gel pack : Bahan ini membantu mempertahankan suhu beku selama transportasi. Segel dengan...

Pengalaman Kirim Makanan ke Korea Selatan: Apa yang Harus Diketahui?

  Mengirim makanan ke luar negeri, termasuk ke Korea Selatan, memiliki tantangan tersendiri. Banyak orang Indonesia yang ingin mengirimkan makanan khas tanah air untuk keluarga, teman, maupun komunitas di sana. Namun, proses ini tidak semudah mengirim barang biasa karena ada aturan ketat terkait keamanan pangan dan ketahanan produk selama perjalanan pengiriman barang ke Korea Selatan . Jenis Makanan yang Umumnya Bisa Dikirim Makanan Kering: keripik, kue kering, biskuit, atau snack instan. Produk Kemasan Pabrik: mi instan, kopi, teh, dan makanan kaleng yang memiliki label resmi. Bumbu Masakan Instan: sambal kemasan, bumbu instan sachet, dan rempah bubuk. Jenis Makanan yang Sulit atau Tidak Bisa Masuk Produk Segar: daging, ikan, buah, dan sayuran biasanya ditolak tanpa izin khusus. Makanan Olahan Rumahan: kue basah, lauk siap makan, atau produk tanpa label resmi rentan ditahan. Cairan dalam Jumlah Besar: saus atau minuman yang tidak dikemas sesuai standar ...