Langsung ke konten utama

Kandungan Gizi dan Manfaat Ikan Sidat

Ikan sidat adalah sebutan untuk keluarga ikan yang memiliki postur tubuh yang memanjang menyerupai ular. Adapun ordo Anguilliformes terdiri dari 4 subordo, 19 famili, 110 genera, dan 400 spesies. Kebanyakan spesies ikan sidat hidup di air laut, namun beberapa spesies ada pula yang tinggal di air tawar.

Di beberapa daerah, ikan sidat dikenal dengan nama sogili, moa, lubang, pelus, larak, dan uling. Uniknya, sebagian masyarakat juga sering menyebutnya belut bertelinga karena memang ikan ini memiliki sirip berukuran kecil yang sepintas mirip telinga. Di Jepang, ikan sidat malah dikenal sebagai unagi dan merupakan salah satu makanan favorit warga setempat.

manfaat-ikan sidat.jpg

Selain karena rasa dagingnya yang enak, ternyata ikan sidat juga kaya nutrisi dan manfaat. Bahkan ikan ini disebut-sebut sebagai sumber nutrisi paling baik mengalahkan daging ikan salmon. Lantas, apa sajakah kandungan nutrisi yang terdapat di dalam ikan sidat?

Kandungan Nutrisi Ikan Sidat

Di dalam 1 fillet ikan sidat seberat 204 gram terkandung kolesterol 257 mg, sodium 104 mg, protein 38 g, dan air 139 g. Sedangkan total kalorinya sebanyak 375 yang terdiri atas karbohidrat 0.2, lemak 215, dan protein 161. Sementara itu, kandungan lemaknya sejumlah 23.8 g meliputi lemak jenuh 4.8 g, lemak tak jenuh tunggal 14.7 g, lemak tak jenuh jamak 1.9 g, asam lemak omega-3 1332 mg, dan asam lemak omega-6 400 mg.

Ikan sidat juga mengandung berbagai vitamin dan mineral. Kandungan vitamin di dalam ikan sidat antara lain Vitamin A 7093 IU, Vitamin C 3.7 mg, Vitamin E (Alpha Tocopherol) 8.2 mg, Thiamin 0.3 mg, Riboflavin 0.1 mg, Niacin 7.1 mg, Vitamin B6 0.1 mg, Folate 30.6 mcg, Vitamin B12 6.1 mcg, Pantothenic Acid 0.1 mg, dan Choline 133 mg. Sedangkan untuk kandungan mineral di dalam ikan sidat di antaranya Kalsium 40.8 mg, Besi 1.0 mg, Magnesium 40.8 mg, Fosfor 441 mg, Potasium 555 mg, Sodium 104 mg, Zinc 3.3 mg, Mangan 0.1 mg, dan Selenium 13.3 mcg.

Manfaat Ikan Sidat bagi Kesehatan

Berdasarkan informasi kandungan gizi ikan sidat di atas maka dapat disimpulkan bahwa manfaat-manfaat ikan ini untuk kesehatan tubuh yaitu :

  1. Ikan sidat sama sekali tidak mengandung gula, rendah sodium, dan tinggi fosfor.
  2. Daging ikan ini juga sangat kaya akan vitamin A, B1, B2, B12, D dan E yang berguna untuk membangun sistem jaringan tubuh.
  3. Ikan sidat juga mengandung bahan-bahan alami yang bermanfaat untuk meremajakan kulit.
  4. Ikan ini juga diklaim mampu menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko penyakit arthritis.
  5. Ikan sidat juga sangat baik untuk mengembalikan fungsi penglihatan, mendukung perkembangan otak, dan memperbaiki fungsi sistem saraf.
  6. Penelitian telah menunjukkan bahwa ikan sidat mampu meredakan penyakit diabetes secara signifikan.
  7. Karena mengandung omega 3 yang tinggi, ikan sidat bahkan sanggup menghambat meluasnya diabetes.
  8. Ikan sidat pun membantu mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular seperti kadar trigliserida yang tinggi.
  9. Daging, kulit, dan tulang ikan sidat juga diklaim dapat meningkatkan gairah dan stamina pria dewasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Besar Ekspor Kopi Indonesia ke Italia

  Italia dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya minum kopi paling kuat di dunia. Hampir setiap sudut kota memiliki kedai kopi yang selalu ramai sejak pagi hingga malam hari. Bagi masyarakat Italia, kopi bukan sekadar minuman penyemangat, tetapi bagian penting dari gaya hidup dan kebanggaan budaya. Kondisi ini menjadikan Italia sebagai salah satu pasar potensial bagi ekspor kopi Indonesia ke Italia . Indonesia memiliki keunggulan dalam keragaman jenis kopi. Dari Aceh hingga Papua, setiap daerah menghasilkan cita rasa unik yang disukai oleh penikmat kopi mancanegara. Kopi arabika Gayo, Toraja, Kintamani, dan Flores dikenal memiliki aroma khas dengan keasaman lembut, sementara kopi robusta Lampung dan Temanggung memiliki karakter kuat yang sering digunakan dalam campuran espresso—jenis minuman kopi yang sangat populer di Italia. Permintaan kopi di Italia sangat stabil, bahkan meningkat setiap tahun. Negara tersebut tidak hanya mengonsumsi kopi murni, tetapi juga menjadi pus...

Cara Mengirim Ikan Beku dari Indonesia ke Jepang

  Mengirim ikan beku dari Indonesia ke Jepang membutuhkan perhatian ekstra karena sifat barang yang mudah rusak. Proses ini harus dilakukan dengan benar agar ikan tetap segar dan memenuhi standar kualitas di Jepang. Berikut panduan lengkap untuk membantu Anda mengirim ikan beku ke Jepang dengan aman dan efisien. 1. Persiapan Ikan Beku Persiapan yang baik adalah kunci utama keberhasilan pengiriman ikan beku: Pastikan ikan berkualitas : Gunakan ikan yang segar dan telah diproses sesuai standar sanitasi. Pembekuan optimal : Bekukan ikan hingga suhu -18°C atau lebih rendah untuk menjaga kualitas. Pengemasan vakum : Gunakan metode pengemasan vakum untuk mengurangi risiko kontaminasi dan menjaga kesegaran lebih lama. 2. Gunakan Kemasan Khusus Pengemasan sangat penting untuk pengiriman ikan beku: Gunakan kotak styrofoam : Kotak ini membantu menjaga suhu rendah selama pengiriman. Tambahkan dry ice atau gel pack : Bahan ini membantu mempertahankan suhu beku selama transportasi. Segel dengan...

Pengalaman Kirim Makanan ke Korea Selatan: Apa yang Harus Diketahui?

  Mengirim makanan ke luar negeri, termasuk ke Korea Selatan, memiliki tantangan tersendiri. Banyak orang Indonesia yang ingin mengirimkan makanan khas tanah air untuk keluarga, teman, maupun komunitas di sana. Namun, proses ini tidak semudah mengirim barang biasa karena ada aturan ketat terkait keamanan pangan dan ketahanan produk selama perjalanan pengiriman barang ke Korea Selatan . Jenis Makanan yang Umumnya Bisa Dikirim Makanan Kering: keripik, kue kering, biskuit, atau snack instan. Produk Kemasan Pabrik: mi instan, kopi, teh, dan makanan kaleng yang memiliki label resmi. Bumbu Masakan Instan: sambal kemasan, bumbu instan sachet, dan rempah bubuk. Jenis Makanan yang Sulit atau Tidak Bisa Masuk Produk Segar: daging, ikan, buah, dan sayuran biasanya ditolak tanpa izin khusus. Makanan Olahan Rumahan: kue basah, lauk siap makan, atau produk tanpa label resmi rentan ditahan. Cairan dalam Jumlah Besar: saus atau minuman yang tidak dikemas sesuai standar ...