Langsung ke konten utama

Cara Merawat Ikan Arwana dengan Media Akuarium

Sebaiknya Anda menempatkan setiap seekor ikan arwana di dalam sebuah akuarium. Ikan arwana lebih baik dipelihara secara sendiri-sendiri (soliter). Tidak mudah bagi ikan ini untuk hidup berdampingan dengan ikan arwana lainnya sebab perangainya yang cukup galak. Anda tentu perlu menjaga kondisi di dalam akuarium tersebut supaya mirip seperti habitat alaminya. Tidak terkecuali pula dengan makanan yang harus mencukupi dan diberikan secara teratur, kualitas air yang terkontrol, dan pengobatan jika dibutuhkan.
Beberapa poin penting dalam merawat ikan arwana di antaranya :
  1. Menjaga Kondisi Akuarium
Sebagai ikan yang mahal, sudah sepatutnya ikan arwana ditempatkan di dalam akuarium yang kualitasnya terbaik. Ingat, satu akuarium hanya boleh dihuni oleh seekor ikan arwana. Usahakan jangan meletakkan akuarium ini menempel di dinding karena ikan arwana bisa melompat keluar atau menghantam dinding akuarium apabila melihat cicak atau kecoa di dinding untuk menangkapnya.
Pastikan ukuran akuarium yang dipakai sesuai dengan postur tubuh ikan arwana. Perhitungkan besar akuarium dengan tubuh si ikan agar dia bisa berenang bebas. Beri lampu penerangan yang memadai. Pasang juga termometer di dinding akuarium untuk mengontrol suhu air. Idealnya suhu berkisar antara 27-30 oC. Pantau pH air seminggu sekali untuk memastikannya pas dengan kebutuhan ikan arwana.
Akuarium untuk ikan arwana disarankan agar dipasangi latar belakang dari gambar, cat, atau stiker dengan warna sesuai selera Anda. Tetapi kebanyakan penghobi memilih warna latar belakang ini menurut jenis ikan arwana yang dipelihara. Ikan arwana super red dan golden cross back menggunakan latar hitam. Sedangkan red tail golden dan bandjar red memakai latar biru atau putih. Lain lagi dengan ikan arwana silver lebih bagus memakai latar hitam atau biru.
jenis-jenis-ikan-arwana.jpg
  1. Memberi Makanan
Sebenarnya ikan arwana termasuk ikan yang memiliki daya tahan tinggi sehingga dia bisa berpuasa dalam waktu lama. Tetapi agar pertumbuhannya bagus, Anda bisa memberi makanan ke ikan ini sebanyak 3-4 kali menggunakan total 8-10 ekor jangkrik. Usahakan Anda memotong kedua kaki belakang jangkrik yang bergerigi terlebih dulu sebelum memberikannya ke ikan arwana.
Selain jangkrik, Anda juga bisa menggunakan pakan berupa udang, kecoa, dan kelabang. Binatang-binatang ini mempunyai zat karoten dan kitin yang cukup tinggi sehingga mampu memberikan efek sisik yang indah, cerah, dan mengkilap. Berikan pakan sedikit demi sedikit. Anda bisa memberi seekor pakan dahulu agar dimakan sampai habis, barulah Anda bisa memberi pakan berikutnya. Pastikan tidak ada makanan yang tersisa di dalam akuarium.
Anda juga bisa memberi makanan tambahan berupa 2-3 ekor kadal setiap seminggu sekali. Ukuran kadalnya terserah sebab pakan tersebut hanya berfungsi sebagai selingan. Khusus untuk pakan kelabang sebaiknya diberikan 2 minggu sekali saja. Hal ini dikarenakan kelabang/lipan merupakan makanan favorit ikan arwana. Dikhawatirkan ikan tersebut tidak mau memakan pakan lainnya jika sering diberi kelabang.
  1. Mengontrol Kualitas Air
Mengontrol kualitas air di dalam akuarium dapat dilakukan dengan membuang kotoran yang terdapat di air. Kotoran ini berasal dari sisa makanan dan kotoran ikan itu sendiri. Kotoran yang mengambang bisa diangkat memakai saringan. Sedangkan kotoran yang mengendap di dasar akuarium bisa disedot menggunakan selang. Proses membersihkan air ini harus dilakukan hati-hati supaya tidak menyebabkan ikan arwana menjadi stres.
Anda juga perlu menguras akuarium secara total setiap tiga bulan sekali. Anda perlu menggosok dinding kaca akuarium tersebut supaya bebas dari lumut. Bilas memakai air bersih lalu jemur di bawah terik matahari langsung hingga kering. Hal ini akan mematikan bibit penyakit dan jamur yang mungkin ada di akuarium. Air baru yang akan dimasukkan ke akuarium perlu didiamkan selama 24 jam. Selanjutnya pasang aerator untuk meningkat kandungan oksigen di dalam air.
Menjaga air di akuarium agar tetap sehat dan berkualitas juga tidak kalah pentingnya. Beruntung kini sudah ada obat yang aman digunakan untuk menjernihkan air di akuarium ikan arwana. Obat-obatan ini mampu menjaga kebersihan air sehingga tampak jernih. Anda bisa membelinya di toko binatang peliharaan atau toko ikan hias terdekat. Gunakan obat penjernih air tersebut sesuai dengan dosis dan petunjuk yang tercantum di kemasannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Besar Ekspor Kopi Indonesia ke Italia

  Italia dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya minum kopi paling kuat di dunia. Hampir setiap sudut kota memiliki kedai kopi yang selalu ramai sejak pagi hingga malam hari. Bagi masyarakat Italia, kopi bukan sekadar minuman penyemangat, tetapi bagian penting dari gaya hidup dan kebanggaan budaya. Kondisi ini menjadikan Italia sebagai salah satu pasar potensial bagi ekspor kopi Indonesia ke Italia . Indonesia memiliki keunggulan dalam keragaman jenis kopi. Dari Aceh hingga Papua, setiap daerah menghasilkan cita rasa unik yang disukai oleh penikmat kopi mancanegara. Kopi arabika Gayo, Toraja, Kintamani, dan Flores dikenal memiliki aroma khas dengan keasaman lembut, sementara kopi robusta Lampung dan Temanggung memiliki karakter kuat yang sering digunakan dalam campuran espresso—jenis minuman kopi yang sangat populer di Italia. Permintaan kopi di Italia sangat stabil, bahkan meningkat setiap tahun. Negara tersebut tidak hanya mengonsumsi kopi murni, tetapi juga menjadi pus...

Cara Mengirim Ikan Beku dari Indonesia ke Jepang

  Mengirim ikan beku dari Indonesia ke Jepang membutuhkan perhatian ekstra karena sifat barang yang mudah rusak. Proses ini harus dilakukan dengan benar agar ikan tetap segar dan memenuhi standar kualitas di Jepang. Berikut panduan lengkap untuk membantu Anda mengirim ikan beku ke Jepang dengan aman dan efisien. 1. Persiapan Ikan Beku Persiapan yang baik adalah kunci utama keberhasilan pengiriman ikan beku: Pastikan ikan berkualitas : Gunakan ikan yang segar dan telah diproses sesuai standar sanitasi. Pembekuan optimal : Bekukan ikan hingga suhu -18°C atau lebih rendah untuk menjaga kualitas. Pengemasan vakum : Gunakan metode pengemasan vakum untuk mengurangi risiko kontaminasi dan menjaga kesegaran lebih lama. 2. Gunakan Kemasan Khusus Pengemasan sangat penting untuk pengiriman ikan beku: Gunakan kotak styrofoam : Kotak ini membantu menjaga suhu rendah selama pengiriman. Tambahkan dry ice atau gel pack : Bahan ini membantu mempertahankan suhu beku selama transportasi. Segel dengan...

Pengalaman Kirim Makanan ke Korea Selatan: Apa yang Harus Diketahui?

  Mengirim makanan ke luar negeri, termasuk ke Korea Selatan, memiliki tantangan tersendiri. Banyak orang Indonesia yang ingin mengirimkan makanan khas tanah air untuk keluarga, teman, maupun komunitas di sana. Namun, proses ini tidak semudah mengirim barang biasa karena ada aturan ketat terkait keamanan pangan dan ketahanan produk selama perjalanan pengiriman barang ke Korea Selatan . Jenis Makanan yang Umumnya Bisa Dikirim Makanan Kering: keripik, kue kering, biskuit, atau snack instan. Produk Kemasan Pabrik: mi instan, kopi, teh, dan makanan kaleng yang memiliki label resmi. Bumbu Masakan Instan: sambal kemasan, bumbu instan sachet, dan rempah bubuk. Jenis Makanan yang Sulit atau Tidak Bisa Masuk Produk Segar: daging, ikan, buah, dan sayuran biasanya ditolak tanpa izin khusus. Makanan Olahan Rumahan: kue basah, lauk siap makan, atau produk tanpa label resmi rentan ditahan. Cairan dalam Jumlah Besar: saus atau minuman yang tidak dikemas sesuai standar ...