Langsung ke konten utama

Cara Mengembangbiakkan Ikan Arwana

Pada kenyataannya mengembangbiakkan ikan arwana memang cukup sulit untuk dilakukan. Tapi dengan tekad yang kuat dan niat yang besar untuk mencobanya, serta didukung sarana dan prasarana yang memadai, maka tidak menutup kemungkinan Anda bisa membudidayakan ikan arwana. Tiga faktor dasar yang wajib dipenuhi antara lain ketersediaan lahan, sumber air bersih, dan pakan yang tersedia.
Ikan arwana adalah salah satu ikan asli Indonesia yang harganya sangat mahal. Tingginya harga ikan arwana sebanding dengan keindahan rupa ikan ini serta kesulitan untuk mendapatkannya. Keberadaan ikan arwana di habitat alaminya juga sudah langka sekali. Tapi sayangnya belum banyak orang yang bisa mengembangbiakkan ikan arwana sendiri. Kebanyakan ikan yang dijual adalah ikan arwana hasil tangkapan liar.
cara-mengembangbiakkan-ikan-arwana.jpg
Jadi tak ada salahnya Anda mencoba membudidayakan ikan arwana.
  1. Proses Perjodohan Indukan
Anda membutuhkan sepasang indukan arwana yang masing-masing telah berusia 6-7 tahun dan mempunyai panjang 50-60 cm. Diperlukan waktu yang cukup lama untuk menjodohkan ikan arwana jantan dan betina ini. Sayangnya tidak ada perlakuan yang bisa mempercepat proses perjodohan ini karena ikan arwana perlu pendekatan alami dalam menentukan jodohnya.
Proses perjodohan ini memerlukan kolam khusus yang memiliki kedalaman air sekitar 3 m. Buatlah kondisi kolam tersebut mendekati suasana di habitat alami ikan arwana. Anda harus membuatnya terasa tenang dengan air yang terus mengalir. Tambahkan beberapa tanaman air seperti eceng gondok, genjer, dan ganggang sebagai tempat persembunyian ikan arwana.
Proses ini bisa dikatakan berhasil apabila tampak antara ikan arwana betina dan jantan saling berkejar-kejaran. Biarkan ikan-ikan tersebut bermain-main agar mengenal ikan pasangannya. Pada akhirnya, ikan arwana yang sudah menjadi jodoh lalu akan terlihat sering berenang berdampingan. Kedua ikan tersebut tampak sering bersama-sama dan tidak berkejar-kejaran lagi.
  1. Proses Perkawinan
Ikan arwana umumnya akan melakukan perkawinan di sepanjang musim penghujan. Di musim ini, suhu air berkisar antara 25-26 derajat celsius sehingga dapat mendukung pemijahan indukan ikan arwana. Mula-mula ikan jantan akan menggesekkan tubuhnya ke bagian belakang ikan betina. Lalu keduanya akan terlihat saling berhimpitan. Ikan betina lantas akan mengeluarkan telur yang kemudian disusul oleh ikan arwana jantan mengeluarkan sel sperma untuk membuahinya.
Anda bisa mengecek apakah pasangan indukan ikan arwana di dalam kolam sudah melakukan pemijahan atau belum dengan memperhatikan kondisi air. Salah satu tanda yang bisa dikenali yaitu air di kolam tampak berbuih. Biasanya proses pembuahan antara sel sperma dan sel telur ini terjadi selama 20-30 menit. Ikan arwana betina bisa menghasilkan telur hingga sebanyak 15-25 butir dengan ukuran 1,5-1,8 cm. Telur-telur ini lalu diambil oleh ikan jantan dengan mulutnya untuk dierami.
  1. Pemeliharaan Indukan
Kedua indukan ikan arwana yang telah kawin tidak perlu dipisahkan. Keduanya tepat bisa dirawat di kolam yang sama. Secara alamiah, ikan betina akan turut melindungi ikan jantan yang mengairami telur-telurnya. Anda harus memberikan perhatian yang lebih kepada indukan yang tengah bertelur ini. Pasalnya kedua ikan tersebut rentan mengalami stres. Jagalah lingkungan sekitar kolam agar tetap tenang.
Disarankan untuk memasang jaring net yang mengelilingi kolam untuk mencegah binatang predator seperti ular dan biawak memasukinya. Pantau terus mutu air kolam untuk mempertahankan kualitasnya. Tingkat keasaman (pH) air yang ideal sekitar 6,5-7,5 dengan suhu rata-rata 29 derajat celsius. Kandungan oksigen terlarut minimal 5 mg/liter air. Disarankan memasang blower untuk menciptakan gelembung-gelembung udara agar kandungan oksigen terlarut tetap stabil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Besar Ekspor Kopi Indonesia ke Italia

  Italia dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya minum kopi paling kuat di dunia. Hampir setiap sudut kota memiliki kedai kopi yang selalu ramai sejak pagi hingga malam hari. Bagi masyarakat Italia, kopi bukan sekadar minuman penyemangat, tetapi bagian penting dari gaya hidup dan kebanggaan budaya. Kondisi ini menjadikan Italia sebagai salah satu pasar potensial bagi ekspor kopi Indonesia ke Italia . Indonesia memiliki keunggulan dalam keragaman jenis kopi. Dari Aceh hingga Papua, setiap daerah menghasilkan cita rasa unik yang disukai oleh penikmat kopi mancanegara. Kopi arabika Gayo, Toraja, Kintamani, dan Flores dikenal memiliki aroma khas dengan keasaman lembut, sementara kopi robusta Lampung dan Temanggung memiliki karakter kuat yang sering digunakan dalam campuran espresso—jenis minuman kopi yang sangat populer di Italia. Permintaan kopi di Italia sangat stabil, bahkan meningkat setiap tahun. Negara tersebut tidak hanya mengonsumsi kopi murni, tetapi juga menjadi pus...

Cara Mengirim Ikan Beku dari Indonesia ke Jepang

  Mengirim ikan beku dari Indonesia ke Jepang membutuhkan perhatian ekstra karena sifat barang yang mudah rusak. Proses ini harus dilakukan dengan benar agar ikan tetap segar dan memenuhi standar kualitas di Jepang. Berikut panduan lengkap untuk membantu Anda mengirim ikan beku ke Jepang dengan aman dan efisien. 1. Persiapan Ikan Beku Persiapan yang baik adalah kunci utama keberhasilan pengiriman ikan beku: Pastikan ikan berkualitas : Gunakan ikan yang segar dan telah diproses sesuai standar sanitasi. Pembekuan optimal : Bekukan ikan hingga suhu -18°C atau lebih rendah untuk menjaga kualitas. Pengemasan vakum : Gunakan metode pengemasan vakum untuk mengurangi risiko kontaminasi dan menjaga kesegaran lebih lama. 2. Gunakan Kemasan Khusus Pengemasan sangat penting untuk pengiriman ikan beku: Gunakan kotak styrofoam : Kotak ini membantu menjaga suhu rendah selama pengiriman. Tambahkan dry ice atau gel pack : Bahan ini membantu mempertahankan suhu beku selama transportasi. Segel dengan...

Pengalaman Kirim Makanan ke Korea Selatan: Apa yang Harus Diketahui?

  Mengirim makanan ke luar negeri, termasuk ke Korea Selatan, memiliki tantangan tersendiri. Banyak orang Indonesia yang ingin mengirimkan makanan khas tanah air untuk keluarga, teman, maupun komunitas di sana. Namun, proses ini tidak semudah mengirim barang biasa karena ada aturan ketat terkait keamanan pangan dan ketahanan produk selama perjalanan pengiriman barang ke Korea Selatan . Jenis Makanan yang Umumnya Bisa Dikirim Makanan Kering: keripik, kue kering, biskuit, atau snack instan. Produk Kemasan Pabrik: mi instan, kopi, teh, dan makanan kaleng yang memiliki label resmi. Bumbu Masakan Instan: sambal kemasan, bumbu instan sachet, dan rempah bubuk. Jenis Makanan yang Sulit atau Tidak Bisa Masuk Produk Segar: daging, ikan, buah, dan sayuran biasanya ditolak tanpa izin khusus. Makanan Olahan Rumahan: kue basah, lauk siap makan, atau produk tanpa label resmi rentan ditahan. Cairan dalam Jumlah Besar: saus atau minuman yang tidak dikemas sesuai standar ...