Langsung ke konten utama

Teknik Dasar Cara Tanning Ikan Arwana

Semua penghobi ikan arwana pasti menginginkan ikan peliharaannya mempunyai warna yang menarik. Salah satunya terlihat dari tingkat kecerahan dari warna tersebut. Semakin cerah dan tajam warna ikan arwana, maka akan semakin bagus pula kualitasnya. Berbagai cara pun lantas dilakukan untuk mencerahkan warna ikan arwana. Ada cara yang alami dan cara buatan untuk mempersingkat waktunya. Proses tanning misalnya.
Tanning adalah trik untuk merangsang keluarnya warna ikan arwana. Ikan arwana yang di-tanning akan diterapi menggunakan trik-trik tertentu supaya warnanya menjadi cerah dalam waktu yang singkat. Untuk dapat di-tanning, ikan arwana harus berukuran minimal 35 cm. Proses tanning dilakukan dengan memberikan suatu penyinaran secara khusus kepada sisik-sisik ikan arwana supaya terpigmentasi. Hasilnya adalah warna sisik tersebut akan mengalami perubahan dalam waktu yang lebih singkat.
cara-tanning-ikan-arwana.jpg
Tanning memanfaatkan lampu ultraviolet yang berjenis UV A dan UV B yang memiliki spektrum tinggi dengan intensitas antara 10.000-16.000 kelvin. Kebanyakan proses ini menggunakan lampu yang bertenaga 30-40 watt tergantung ukuran akuarium yang dipakai. Ada 2 jenis lampu yang dipakai yaitu plant growth (warna cenderung merah) dan actinic blue (warna cenderung biru). Para penghobi umumnya memakai kedua lampu ini sekaligus. Biasanya digunakan kombinasi 2 lampu plant growth dan 1 lampu actinic blue.
Ada 5 faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih lampu untuk tanning, antara lain :
  1. Jenis ikan arwana yang dipelihara
  2. Warna yang ingin dimunculkan
  3. Ukuran akuarium yang digunakan
  4. Kombinasi lampu yang dipakai
  5. Casing/reflektor yang diinginkan
Posisi pemasangan lampu untuk keperluan tanning bisa diatur dengan konsep single area tanning atau double area tanning. Pada single area tanning, lampu-lampu dipasang di atas kap akuarium saja atau di dinding-dinding akuarium. Sedangkan pada double area tanning, lampu-lampu ini dipasang di samping kaca dan atas akuarium. Hindari menggunakan lampu TL putih biasa sebab dapat menyebabkan ikan arwana menjadi stres. Tanning bisa dilakukan dalam waktu maksimal 12 jam. Jika lebih dari itu, maka ikan akan mati secara mendadak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Besar Ekspor Kopi Indonesia ke Italia

  Italia dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya minum kopi paling kuat di dunia. Hampir setiap sudut kota memiliki kedai kopi yang selalu ramai sejak pagi hingga malam hari. Bagi masyarakat Italia, kopi bukan sekadar minuman penyemangat, tetapi bagian penting dari gaya hidup dan kebanggaan budaya. Kondisi ini menjadikan Italia sebagai salah satu pasar potensial bagi ekspor kopi Indonesia ke Italia . Indonesia memiliki keunggulan dalam keragaman jenis kopi. Dari Aceh hingga Papua, setiap daerah menghasilkan cita rasa unik yang disukai oleh penikmat kopi mancanegara. Kopi arabika Gayo, Toraja, Kintamani, dan Flores dikenal memiliki aroma khas dengan keasaman lembut, sementara kopi robusta Lampung dan Temanggung memiliki karakter kuat yang sering digunakan dalam campuran espresso—jenis minuman kopi yang sangat populer di Italia. Permintaan kopi di Italia sangat stabil, bahkan meningkat setiap tahun. Negara tersebut tidak hanya mengonsumsi kopi murni, tetapi juga menjadi pus...

jajt

Mujairlt