Langsung ke konten utama

3 Penyebab Ikan Lele Berdiri yang Sebenarnya

Ikan lele termasuk ikan air tawar yang sangat mudah untuk dibudidayakan. Hal ini tidak lain karena daya tahan tubuh yang dimiliki oleh ikan berkumis ini sangat tinggi. Ikan lele mampu bertahan hidup di lingkungan air yang kondisinya tidak terlalu baik. Jika mau, Anda dapat membudidayakan ikan lele di kolam tanah, kolam terpal, atau kolam beton. Saat ini, tingkat permintaan pasar akan daging ikan lele sangat baik.
Walaupun ikan lele mempunyai daya tahan yang sangat baik, tetapi bukan berarti ikan ini tidak bisa sakit. Ikan lele akan menjadi sakit manakala ia dipaksa untuk terus-menerus bertahan hidup di lingkungan air yang tidak ideal baginya. Apabila ikan tersebut tidak segera mendapat pertolongan pertama yang tepat, bukan tidak mungkin bakal mati secara mendadak. Di sinilah pentingnya pengetahuan tentang beternak ikan lele yang baik dan benar.
Salah satu masalah yang sangat dikhawatirkan oleh para peternak ikan lele yaitu ikan-ikan lele yang dipeliharanya tampak menggantung di dalam air. Ikan tersebut terlihat berdiri dengan bagian ekor di dasar air serta bagian kepala di permukaan air. Tentu saja kondisi ini memiliki arti bahwa ikan lele tadi tidak dalam kondisi yang sehat. Seharusnya ikan lele yang sehat akan berenang kian kemari atau berdiam diri di dasar air.
penyebab-ikan-lele-berdiri.jpg
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kondisi ini terjadi. Mulai dari penyebab yang paling sederhana sampai penyebab yang parah. Kami akan mencoba menjelaskannya dalam uraian sebagai berikut.
Penyebab 1. Ikan Lele Kekenyangan
Kita yang merasa terlalu kenyang setelah makan pun biasanya akan berdiam diri saja. Begitu pula dengan ikan lele. Kadang-kadang setelah makan dalam jumlah yang banyak, ikan tersebut akan merasa kekenyangan. Ikan tadi pun akan berdiam diri dan tanpa sadar menggantungkan tubuhnya di dalam air. Jika kondisi ini terjadi, Anda hanya perlu membiarkan ikan tersebut beristirahat dahulu. Toh, kondisinya nanti akan pulih lagi dengan sendirinya.
Penyebab 2. Air yang Kualitasnya Buruk
Kebanyakan ikan lele yang tampak berdiri menggantung di air sedang dalam keadaan yang sakit. Penyebabnya karena faktor internal di tubuhnya yang kurang bugar atau kondisi air yang tidak terlalu baik. Ikan tersebut keracunan akibat terlalu banyaknya kotoran yang masuk di tubuhnya. Ikan juga menjadi sulit bernapas sebab kandungan oksigen di dalam air yang terlalu rendah. Satu-satunya jalan keluar adalah melakukan penggantian air di kolam.
Penyebab 3. Ikan sedang Sakit
Jika Anda melihat adanya beberapa ikan lele yang tampak berdiri di dalam air, kemudian Anda mencoba melakukan penggantian air secukupnya tetapi ikan masih tampak menunjukkan perilaku tersebut, maka kemungkinan besar ialah ikan tadi sedang sakit. Kondisi ikan lele yang sedang sakit juga ditunjukkan dari perutnya yang membesar, munculnya bercak-bercak di tubuh, atau timbulnya benjolan di kepala. Cara mengatasinya yaitu melakukan karantina terhadap ikan yang sakit dan memberikan pengobatan secara tepat.
Upaya Pencegahan
Masalah ikan lele yang menggantung sebenarnya dapat dicegah agar tidak terjadi. Anda bisa memberikan pakan secara bijaksana dengan mengatur pola makan dan dosisnya. Jangan lupa lakukan penggantian air sebanyak 30% setiap 3-5 hari sekali serta penggantian air total sebulan sekali. Untuk menjaga kualitas air, Anda bisa melengkapi kolam dengan filtrasi. Gunakan probiotik yang mengandung bakteri pengurai ammonia seperti nitrobacter atau baccilus. Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti buah mengkudu dan daun pepaya untuk menjaga kualitas air.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Besar Ekspor Kopi Indonesia ke Italia

  Italia dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya minum kopi paling kuat di dunia. Hampir setiap sudut kota memiliki kedai kopi yang selalu ramai sejak pagi hingga malam hari. Bagi masyarakat Italia, kopi bukan sekadar minuman penyemangat, tetapi bagian penting dari gaya hidup dan kebanggaan budaya. Kondisi ini menjadikan Italia sebagai salah satu pasar potensial bagi ekspor kopi Indonesia ke Italia . Indonesia memiliki keunggulan dalam keragaman jenis kopi. Dari Aceh hingga Papua, setiap daerah menghasilkan cita rasa unik yang disukai oleh penikmat kopi mancanegara. Kopi arabika Gayo, Toraja, Kintamani, dan Flores dikenal memiliki aroma khas dengan keasaman lembut, sementara kopi robusta Lampung dan Temanggung memiliki karakter kuat yang sering digunakan dalam campuran espresso—jenis minuman kopi yang sangat populer di Italia. Permintaan kopi di Italia sangat stabil, bahkan meningkat setiap tahun. Negara tersebut tidak hanya mengonsumsi kopi murni, tetapi juga menjadi pus...

Cara Mengirim Ikan Beku dari Indonesia ke Jepang

  Mengirim ikan beku dari Indonesia ke Jepang membutuhkan perhatian ekstra karena sifat barang yang mudah rusak. Proses ini harus dilakukan dengan benar agar ikan tetap segar dan memenuhi standar kualitas di Jepang. Berikut panduan lengkap untuk membantu Anda mengirim ikan beku ke Jepang dengan aman dan efisien. 1. Persiapan Ikan Beku Persiapan yang baik adalah kunci utama keberhasilan pengiriman ikan beku: Pastikan ikan berkualitas : Gunakan ikan yang segar dan telah diproses sesuai standar sanitasi. Pembekuan optimal : Bekukan ikan hingga suhu -18°C atau lebih rendah untuk menjaga kualitas. Pengemasan vakum : Gunakan metode pengemasan vakum untuk mengurangi risiko kontaminasi dan menjaga kesegaran lebih lama. 2. Gunakan Kemasan Khusus Pengemasan sangat penting untuk pengiriman ikan beku: Gunakan kotak styrofoam : Kotak ini membantu menjaga suhu rendah selama pengiriman. Tambahkan dry ice atau gel pack : Bahan ini membantu mempertahankan suhu beku selama transportasi. Segel dengan...

Pengalaman Kirim Makanan ke Korea Selatan: Apa yang Harus Diketahui?

  Mengirim makanan ke luar negeri, termasuk ke Korea Selatan, memiliki tantangan tersendiri. Banyak orang Indonesia yang ingin mengirimkan makanan khas tanah air untuk keluarga, teman, maupun komunitas di sana. Namun, proses ini tidak semudah mengirim barang biasa karena ada aturan ketat terkait keamanan pangan dan ketahanan produk selama perjalanan pengiriman barang ke Korea Selatan . Jenis Makanan yang Umumnya Bisa Dikirim Makanan Kering: keripik, kue kering, biskuit, atau snack instan. Produk Kemasan Pabrik: mi instan, kopi, teh, dan makanan kaleng yang memiliki label resmi. Bumbu Masakan Instan: sambal kemasan, bumbu instan sachet, dan rempah bubuk. Jenis Makanan yang Sulit atau Tidak Bisa Masuk Produk Segar: daging, ikan, buah, dan sayuran biasanya ditolak tanpa izin khusus. Makanan Olahan Rumahan: kue basah, lauk siap makan, atau produk tanpa label resmi rentan ditahan. Cairan dalam Jumlah Besar: saus atau minuman yang tidak dikemas sesuai standar ...